Berita Bethel
Penulis: Pram (24/01/2020)
Bendung Virus Korona, China Hentikan Semua Layanan Transportasi Umum di Wuhan


Pihak berwenang Wuhan, kota berpenduduk 9 juta jiwa di China, menghentikan sementara semua layanan transportasi publik untuk membendung penyebaran virus korona jenis baru yang mewabah di kota itu.

Penduduk yang tinggal di kota itu telah disarankan tidak bepergian pada pekan ini di mana jutaan warga China melakukan perjalanan untuk merayakan Tahun Baru Imlek, demikian diwartakan BBC, Kamis (23/1/2020).

Virus yang menyebabkan penyakit penapasan, termasuk pneumonia itu telah menyebar ke bagian lain di China, dengan beberapa kasus juga dikonfirmasi telah masuk ke negara lain, termasuk Jepang dan Amerika Serikat (AS).

Perkembangan terbaru menyebutkan ada lebih dari 500 kasus yang telah dikonfirmasi dan mengakibatkan sedikitnya 17 korban meninggal dunia.

Untuk saat ini, virus itu dikenal sebagai 2019-nCoV, yang merupakan jenis baru virus korona yang sebelumnya tidak diidentifikasi pada manusia. Virus Sars (sindrom pernapasan akut akut) yang menewaskan hampir 800 orang di seluruh dunia pada awal 2000-an juga merupakan varian dari virus korona.

Pejabat China mengatakan bahwa mulai Kamis 23 Januari 2020 semua penerbangan dan layanan kereta penumpang dari Wuhan akan dihentikan. Layanan bus, kereta bawah tanah, dan feri juga akan ditutup dari pukul 10.00 waktu setempat.

Sebuah pusat komando khusus di Wuhan yang didirikan untuk membendung penyebaran virus itu mengatakan langkah bahwa langkah tersebut dimaksudkan untuk "secara ketat membatasi momentum penyebaran epidemi".

Mereka yang tinggal di Wuhan telah diberitahu untuk menghindari keramaian dan meminimalkan pertemuan publik.

Kantor berita Xinhua mengatakan tempat-tempat wisata dan hotel di kota itu telah diperintahkan untuk menangguhkan kegiatan berskala besar, sementara perpustakaan, museum, dan teater membatalkan pameran dan pertunjukan.

Upacara doa Tahun Baru Imlek di Kuil Guiyuan, yang tahun lalu menarik 700.000 orang, juga telah dibatalkan.

Langkah tersebut membuat tagar "Wuhan ditutup" menjadi tren di situs media sosial China, Weibo.

Menurut informasi dari pihak berwenang yang diterima sejauh ini, virus itu berasal dari pasar makanan laut di Wuhan yang "melakukan transaksi ilegal hewan liar".

Ada juga bukti penularan dari manusia ke manusia dengan virus baru menyebar ke anggota keluarga dan petugas kesehatan. Tetapi memahami seberapa mudah dan seberapa sering virus menyebar di antara orang-orang adalah salah satu pertanyaan utama yang luar biasa dalam wabah ini.

Virus korona jenis baru ini menginfeksi paru-paru dan gejalanya dimulai dengan demam dan batuk. Ini dapat berkembang menjadi sesak napas dan kesulitan bernafas. [Sumber : okezone.com].