Berita Bethel
Penulis: Pram (30/01/2019)
5 Langkah Mudah Mengatasi Kulit Gatal Karena Diabetes


Diabetes dapat memengaruhi setiap bagian tubuh, termasuk juga pada kulit. Menurut American Diabetes Association, satu dari 3 orang akan mengalami kulit kering dan gatal karena diabetes.



Jika Anda mengalaminya, tak perlu khawatir. Masalah kulit ini sebetulnya bisa diatasi dengan mudah, lho.



Kenapa diabetes bikin kulit jadi gatal dan kering ?. Diabetes adalah penyakit yang ditandai dengan naiknya kadar gula darah dalam tubuh. Tanpa disadari, perubahan gula darah ini dapat mempengaruhi kesehatan kulit.



Ini karena gula darah tinggi akan mengubah cara kerja sistem saraf dan memproduksi lebih banyak zat sitokin dalam tubuh.Sitokin adalah hormon dalam tubuh yang jika diproduksi berlebihan dapat menyebabkan radang. Reaksi peradangan inilah yang membuat kulit Anda terasa gatal, kering, dan pecah-pecah.



Kadar gula darah yang lebih tinggi dari batas normal dapat meningkatkan risiko infeksi pada kulit tangan, kaki, bahkan hingga area organ intim. Penyebabnya bisa karena infeksi jamur atau bakteri, mirip seperti kulit gatal akibat eksim, psoriasis, dermatitis, atau penyakit kulit lainnya.



Glukosa termasuk salah satu makanan favorit bagi jamur dan bakteri untuk berkembang biak. Semestinya, jamur dan bakteri ini tumbuh secara alami dan normal pada kulit. Akan tetapi, tingginya kadar glukosa tadi membuat bakteri tumbuh dengan cepat dan mulai menginfeksi kulit.



Penyakit kulit yang banyak dialami oleh penderita diabetes di antaranya dermotapi diabetik dan xanthomatosis eruptif.



Cara merawat kulit gatal karena diabetes. Kulit kering dan gatal karena diabetes sering kali membuat Anda tergoda untuk menggaruknya, dengan harapan supaya gatalnya berkurang. Eits, tunggu dulu. Segatal apa pun kulit Anda, sebaiknya jangan digaruk, ya.



Bukannya meredakan gatal, menggaruk kulit dengan keras justru dapat melukai kulit dan memicu infeksi berkepanjangan. Sebagai solusinya, ikuti panduan mengatasi kulit gatal karena diabetes berikut ini.



1. Latihan pernapasan. Beberapa penderita diabetes mengakui bahwa meditasi dan latihan pernapasan yang dilakukan secara teratur dapat mengurangi stres yang menyebabkan gula darah melonjak.



Secara tidak langsung, jika Anda mampu menjaga gula darah tetap normal, maka gejala kulit kering dan gatal karena diabetes pun tentu akan lebih mudah dikendalikan.



Caranya, tarik napas dalam dan tahan beberapa saat, lalu embuskan pelan-pelan. Lakukan berulang kali hingga Anda merasa benar-benar tenang. Meski tidak dapat mengobati kulit gatal hingga tuntas, namun setidaknya cara ini cukup ampuh mengurangi sensasi gatal pada kulit.



2. Jangan mandi terlalu lama. Mandi air hangat. Sebetulnya, air merupakan salah satu cara yang paling mudah untuk mengembalikan kelembapan kulit dan mengatasi kulit kering. Akan tetapi, mandi yang terlalu lama, misalnya lebih dari 15 menit, justru bisa membuat kulit kering.



Apalagi kalau Anda sering mandi pakai air panas, kebiasaan ini dapat melebarkan pori-pori dan mengikis minyak alami yang dibutuhkan kulit. Tak heran jika kulit Anda justru semakin kering dan berisiko gatal setelahnya.



Beberapa ahli mengatakan bahwa lama waktu mandi yang ideal adalah setidaknya 5 sampai 10 menit saja. Gunakan air hangat, artinya tidak terlalu panas maupun dingin, untuk menjaga kesehatan kulit Anda.



3. Pakai krim pelembap. Setelah selesai mandi, gunakan krim pelembap yang tepat untuk menjaga kelembapan kulit. Sebaiknya segera oleskan pelembap saat kulit masih cukup lembap setelah mandi, bukan saat kulit sudah benar-benar kering.



Pilihlah pelembap yang mengandung urea dan emollient. Dua bahan tersebut dapat melembutkan dan melembapkan kulit serta meringankan rasa gatal dan pengelupasan.



Bahan aktif tersebut juga sering digunakan untuk mengatasi kulit kering dan gatal akibat eksim, psoriasis, dermatitis, atau penyakit kulit lainnya.

Selain dengan pelembap yang dijual di pasaran, Anda sebetulnya juga bisa memanfaatkan beberapa bahan alami di rumah untuk mengatasi kulit kering dan gatal karena diabetes.



Misalnya oatmeal, gel lidah buaya, susu, atau minyak zaitun.Cukup oleskan bahan alami tersebut pada area kulit yang gatal, lalu diamkan selama 10-15 menit. Lakukan secara rutin sebelum mandi untuk hasil yang maksimal.



4. Atur pola makan. Manfaat omega 3. Bukan cuma menjaga kesehatan tubuh, asupan makanan yang tepat juga penting untuk menjaga kesehatan kulit. Kunci pentingnya adalah perbanyak asupan asam lemak omega-3 dalam menu makanan Anda.



Kebutuhan asam lemak omega-3 ini bisa Anda dapatkan lewat sejumlah makanan berikut ini:Ikan berlemak, contohnya salmon, tuna, sarden, makerel, Biji rami dan olahan minyaknya, tahu biji chia, sayuran tertentu, misalnya bayam dan daun selasih.



Anda juga dapat minum smoothie alpukat setiap hari supaya kulit Anda tetap sehat. Selain rasanya enak, alpukat mengandung lemak tak jenuh yang dapat menjaga kulit tetap terhidrasi dan lembap.



5. Gunakan humidifier. Jika cuaca di luar cenderung dingin, pasang humidifier untuk membantu melembapkan udara dalam ruangan.



Suhu dingin membuat kadar kelembapan menurun sehingga kulit berada dalam kondisi yang paling kering. Itulah kenapa penting untuk menjaga kelembapan ruangan agar kulit Anda tidak kering dan gatal.[Sumber : hellosehat.com].