Berita Bethel
Penulis: Pram (08/05/2017)
Makna Kebetulan


“Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah” (Roma 8:28).



Kekristenan tidak pernah mengajarkan suatu peristiwa terjadi sia-sia dan tidak punya arti. Jika seseorang telah masuk dalam wilayah Kerajaan Allah dan hidup di dalamnya maka dapat dipastikan bahwa hidupnya berada dalam kerangkanya Tuhan.



Orang tersebut dapat hidup di luar kehendaknya Tuhan bila ia hidup dalam dosa dan kegagalan terus menerus namun kegagalan itupun Tuhan bisa mengubahnya menjadi sebuah keberhasilan bila ia mau taat dan tunduk kepada Allah. Bila Tuhan bergerak dalam kuasa-Nya di dalam diri kita maka ada beberapa hal yang luar biasa akan terjadi :



1. Tidak akan tergeletak. Tuhan tidak akan pernah membiarkan setiap langkah hidup anak-anak Tuhan bergulir sia-sia sebab Ia yang memiliki kemudi dalam mengatur langkah-langkahNya. Bila orang tersebut berharap kepada Tuhan dengan serius maka sekalipun ia jatuh maka tidak akan tergeletak (Maz. 37:24).



Setiap orang percaya sekalipun telah disucikan dan diampuni dosanya maka ia tidak lantas menjadi malaikat. ia masih masih manusia berdosa sekalipun bukan lagi sebagai pendosa!.



Sebab itu kita harus menyadari kesalahan dan segera meminta ampun maka Tuhan tidak akan membuat dia tergeletak sebab iblis tidak berhak menguasainya sebab melalui tindakannya iblis telah mendapat posisi yang cukup namun satu patah kata berserah kepada Tuhan dan meminta ampun maka Ia akan mengampuni dan sekaligus memulihkannya!.



2. Segala perkara menjadi baik. Pemazmur mengatakan bahwa kebajikan kemurahan mengikuti aku seumur hidupku (Maz. 23) mengapa Daud mengatakan demikian? Sebab Daud telah menjadikan Tuhan sebagai gembalanya! Kalau Tuhan telah menjadi gembala maka Ia akan bertanggung jawab dalam memelihara dan mencukupi semua kebutuhan bahkan mengatur segala perkara yang terjadi akan berubah menjadi kemurahan dan kebaikan-Nya!.



Di dunia ini ada banyak peristiwa yang terkadang diatur oleh alam, diri kita, nenek moyang, iblis dan Tuhan sendiri! Settingan ini bisa terjadi seolah-olah kebetulan tetapi sebenarnya ini sudah direncanakan sebelum ia dilahirkan.



Puluhan tahun sebelumnya Hiel hidup dan lahir maka Yosua telah merancang sebuah peristiwa bahwa siapapun yang membangun Yerikho maka akan mengorbankan anaknya.



Yosua 6:26 mengatakan: “Pada waktu itu bersumpahlah Yosua, katanya: “Terkutuklah di hadapan TUHAN orang yang bangkit untuk membangun kembali kota Yerikho itu; dengan membayarkan nyawa anaknya yang sulung ia akan meletakkan dasar kota itu dan dengan membayarkan nyawa anaknya yang bungsu ia akan memasang pintu gerbangnya!”.



Peristiwa ini terjadi saat Yerikho dibangun kembali 1 Raja- raja 16:34 Mengatakan: Pada zamannya itu Hiel, orang Betel, membangun kembali Yerikho. Dengan membayarnya nyawa Abiram, anaknya yang sulung, ia meletakkan dasar kota itu, dan dengan membayarkan nyawa Segup, anaknya yang bungsu, ia memasang pintu gerbangnya, sesuai dengan firman TUHAN yang diucapkannya dengan perantaraan Yosua bin Nun.



Ini kisah yang sudah ditaur puluhan tahun sebelumnya, demikian juga kelahiran Yesus Kristus sudah berada dalam rencanaNya Tuhan. Kalau Tuhan merencanakan sesuatu yang pasti ada keindahan (Yer. 29:11). [Sumber : R.A.B-Pdt. Timotius Bakti Sarono/Foto : Istimewa].



“Tidak ada kebetulan bagi orang percaya, karena semua ada dalam rancangan Tuhan”