Berita Bethel
Penulis: Pram (09/02/2017)
Atas ke Bawah


“Dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama- sama dengan Dia di sorga” (Efesus 2:6). Sebagai anak-anak Tuhan, doa adalah komunikasi dengan Bapa kita.



Kebenarannya kita tidak dapat hidup jika tidak berbicara kepada Bapa sebagai sumber kehidupan, kita begitu bergantung dan membutuhkan Tuhan sebagai sumber kehidupan, sehingga komunikasi dengan Dia bukan lagi sebagai tuntutan atau kewajiban tetapi sebagai kebutuhan dan kesukaan (Mzm. 1:2), dimana kita tidak dapat hidup tanpanya.



Firman Tuhan hari ini berkata bahwa Tuhan sudah memberikan tempat kepada kita bersama Dia di sorga. “And has raised us up together, and made us sit together in heavenly places in Christ Jesus”.



Ketika kita melihat ayat ini posisi kita sebenarnya sudah berubah sebagai anak-anak Tuhan, karena Tuhan mendudukkan kita sebagai anak-anaknya bersama dengan Dia di tempat- tempat di sorga.



Yohanes 1:12 berkata: “Tetapi semua orang yang menerima- Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;” Dalam Yesus kita memerintah bersama dengan Dia, dalam kuasa dan otoritas.

Cara kita berdoa pun harus berubah, kita harus berdoa dari tempat tinggi. Bukan lagi dari bawah berdoa ke atas, tetapi dari atas berdoa untuk mengubah apa yang ada di bawah (bumi) – ATAS KE BAWAH.



Tuhan rindu kita bergerak ke dalam level otoritas sebagai anak-anak-Nya, berdoa dari posisi otoritas, posisi melepaskan kuasa dari tempat tinggi dan mengubah kenyataan di bumi, menjadikan di bumi seperti di sorga.



Doa adalah melepaskan iman (percaya kita akan posisi di dalam Tuhan), melepaskan kuasa Ilahi, melepaskan kebenaran, melepaskan kemustahilan dan kebesaran Tuhan. Kita berdoa bukan lagi dengan mengemis-ngemis tanpa kepastian dan pengharapan, tetapi berdoa karena iman di dalam kebesaran Tuhan.



Dalam Efesus 1:3, dikatakan: “Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga.” Semua jawaban doa dan berkat-berkat kita itu sudah ada di dalam sorga, sebagai berkat rohani yang akan dinyatakan dan dimanifestasikan di bumi.



Kita harus mengakses semuanya dari sorga, itu sebabnya kita harus meyakini posisi kita di tempat-tempat tinggi di sorga untuk dapat mengakses dan melepaskan berkat- berkat rohani.



Tuhan rindu kita menyadari posisi kita, sehingga doa-doa kita tidak lagi menjadi doa yang lemah, tanpa kuasa dan kekuatan di dalamnya. Tuhan rindu doa-doa kita penuh dengan kekuatan, kuasa, dan iman.



Renungkan dan sadari posisi rohani kita di dalam Tuhan Yesus sehingga doa menjadi suatu kesukaan dan pernyataan iman, bukan lagi sebagai ungkapan dari ketakutan, kekuatiran dan keragu- raguan.



Mari lepaskan doa-doa yang penuh kuasa dan iman hari ini untuk keluargamu, pekerjaanmu, masa depanmu, pergumulan dan keadaanmu. Masuki level yang Tuhan telah siapkan bagi kita.[Sumber : R.A.B - Pdm. Joel Berhitoe, S.Th/Foto : Istimewa].

“Lepaskan doamu sebagai pernyatan iman dan kuasa di dalam Tuhan”