Berita Bethel
Penulis: Pram (18/10/2016)
FGD FKKJ : Peran Gereja dalam Pilkada Jakarta 2017


Rekomendasi agar gereja harus berdiri diatas kepentingan semua kelompok di gereja, gereja bukan sebagai team sukses caleg dan gereja bukan menjadi lokasi kampanye.



Untuk penyiaran (penyebaran) media sosial, ia menegaskan agar isinya jangan memanas-manasi suasana dan musti selektif, merupakan salah satu pokok pikiran Jerry Sumampouw, STh [Ka Humas PGI, Pj. Kepala Litbang PGI, Koordinator Komite Pemilih Indonesia] sebagai pembicara "Peran Gereja (Umat Kristen) dalam Pilkada DKI Jakarta 2017".



Kegiatan ini adalah pertemuan rutin FKKJ (Forum Komunikasi Kristiani Jakarta) pimpinan Pdt. Ferry Haurissa, MTh dalam format Focus Group Discussion di Graha Bethel, Jakarta (Jumat, 14/10). Hadir para pengurus FKKJ dan Ketua Umum BPH GBI, Ketua Umum Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (Bamag Nasional) Pdt. Dr. Japarlin Marbun. Hadir juga Pdt. Ir. Suyapto Tandyawasesa, MTH.  Diskusi ini dimoderatori Let.Jend. TNI AD (Purn) Harsanto Adi.



Jerry (kanan bawah) menambahkan, Pemilu (Pilkada) memerlukan kepastian hukum. Sebab, menurut pengamatannya, orang yang sudah dipilih rakyat bisa saja kalah. Perilaku pemilih imbuhnya terbagi menjadi tiga kategori yang terdiri dari : 1. Loyalis (ideologis dan historis=10-15%). 2. Swing voters/masa mengambang = 80%-an (masih ragu tergantung pada tampilan partai). 3. Rasional = (kesadaran politik memilih atas dasar kinerja partai atau tokoh).



Pembicara lainnya yakni Merpin Panjaitan (kiri bawah), seorang penulis buku masing-masing Peradaban Gotong Royong dan Logika Demokrasi. Sesuai karyanya, Merpin mengusung tema "Perspektif Demokrasi" dalam konteks Pilkada DKI Jakarta 2017. FGD edisi berikutnya akan digelar pada bulan Nopember 2016.