Berita Bethel
Penulis: Pram (22/06/2016)
Bamag Nasional Perjuangkan Kerukunan Umat


Badan Musyawarah Antar Gereja-Gereja Nasional (Bamag Nasional) mengadakan jumpa pers di Jakarta (Jumat, 12/12/2014). Hadir para pengurus inti (Foto Atas)  yaitu Dr. Saur Hasugian, M.Th.DD (Ketua Umum), Dr. Japarlin Marbun (Waketum), Dr. Timotius Hardono (Ketua Pelaksana Harian), Hence Bulu, SE (Sekum), Yonathan Sudarjadi, M.PM (Bendahara Umum). 



Bamag Nasional adalah salah satu ormas Kristen dan terbentuk berdasarkan UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Keormasan, serta perpanjangan tangan dari Bamag-Bamag di daerah yang sudah lahir beberapa puluh tahun lalu di Kabupaten/Kota, Kecamatan, sampai ke desa-desa. Hal itu disampaikan oleh Dr. Saur Hasugian.



Ia menambahkan, Bamag Nasional dideklarasikan di Jakarta (28 Maret 2014). Visi Bamag Nasional mewujudkan kesatuan dan persatuan antar umat Kristiani secara oikumenis. Landasan hukum Bamag Nasional SK Menkumham RI No. AHU-191.AH.01.07. tahun 2014.



Sementara itu, Dr. Japarlin Marbun menambahkan Bamag Nasional menjalin komunikasi yang baik dengan Aras nasional dan Ormas-Ormas lain.Bamag Nasional bertujuan menggalang kerukunan umat beragama. Ia bersyukur institusinya bisa bertemu dengan Ketua DPR dan Ketua MPR di Gedung DPR. Kedua lembaga ini mendukung Bamag Nasional untuk membina kerukunan antar umat beragama.



Pdt. Timotius Hardono mengatakan Ketua DPR akan memfasiltasi pertemuan Bamag dengan Komisi VIII DPR RI yang membidangi masalah-masalah keagamaan. Di bidang siaran TV, pihaknya akan berkoordinasi dengan gereja-gereja untuk bisa siaran di televisi dengan konten yang sesuai dengan Alkitab.



Ke depan, pihaknya akan bekerja-sama dengan DPR dan Pemerintah untuk mengadakan perayaan Natal, Paskah dan berbagai kegiatan silaturahmi. Keanggotaan Bamag nasional bisa gereja dan perseorangan. Komitmen Bamag Nasional ialah memperjuangkan kerukunan umat beragama secara konsisten.



Bendahara Umum, Yonathan mengatakan saat dirinya masih anak-anak pada tahun 1965, rumah orang tuanya memasang logo Bamag sehingga lolos dari tindakan anarkis massa.



Di lingkungan masyarakat, Bamag Nasional melalui Biro Pemberdayaan Jemaat melakukan serangkaian pelatihan (gratis) seperti salon, bertani, dan serangkaian pelatihan pemberdayaan jemaat, demikian kata Hence Bulu, Sekum.



Tentang RUU Kerukunan Umat Beragama, Sekum berpendapat bahwa jika ada konten yang bertentangan (dengan Pancasila dan UUD 1945) maka Bamag Nasional akan menyatakan ketidak-setujuannya.Hadir pada pres kon ini para wartawan dari media cetak dan online Kristiani.