Berita Bethel
Penulis: Pram (29/09/2016)
Pemimpin Palestina Berduka untuk Peres


Pemimpin Palestina, Mahmoud Abbas, ikut berduka atas wafatnya mantan Presiden Israel, Simon Peres. Abbas dilaporkan telah mengirim surat ucapan duka cita sekaligus penghormatan atas prakarsa Peres dalam perjanjian damai Oslo 1993.



“Peres adalah mitra untuk mewujudkan perdamaian bersama mendiang Yasser Arafat, yang terus mengambil upaya-upaya intensif untuk menciptakan perdamaian berjangka panjang sejak perjanjian damai Oslo sampai akhir hayatnya,” demikian pernyataan yang dikeluarkan kantor kepresidenan Palestina, Rabu (28/9).



Kontributor AFP, di Gaza, melaporkan Faksi Fatah, kelompok yang dipimpin Abbas, bersuara netral atau positif terhadap Peres. Namun Faksi Hamas menganggap Peres tidak berbeda dengan para politikus Israel lainnya. Mereka bahkan menanggap Peres bertanggung-jawab atas sejumlah insiden pembantaian terhadap rakyat Palestina di wilayah perbatasan.



Sami Abu Zuhri, juru bicara Hamas, faksi Palestina yang menguasai Gaza, mengatakan bahwa rakyat Palestina bergembira dengan kematian Peres, yang menurutnya terlibat dalam banyak kejahatan dan berperan menumpahkan darah di Palestina.



Hal senada juga disampaikan Anggota Parlemen Palestina, Mustafa Barghouti, mengatakan apa yang dilakukan Peres adalah “menciptakan ilusi perdamaian”. [Sumber naskah : beritasatu.com/Foto : Istimewa-Kiri Presiden Palestina dan Kanan Simon Peres]